Mengintip Pencapaian Pemain Indonesia di Malaysia Masters 2018


Malaysia Masters 2018 saat ini tengah digelar. dan berikut ini beberapa hasil yang didapatkan oleh beberapa pemain Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

Pujian Untuk Ihsan Maulana Mustofa

Ihasam Maulana Mustofa pasalnya berhasil melengkapi rentetan penampilan yang apik dari kedua koleganya ketika menyingkirkan tungga putra unggulan, yakni Lin Dan di babak pertama dar turnamen bergengsi Malaysia Masters 2018 pada hari Rabu (17/1) kemarin.

Ihsan pasalnya berhasil menundukkan Lin Dan dengan rubber game dengan skor yang cukup apik yakni 21-16, 18-21 dan 21-17 di pertandingan yang mana berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Lin saat itu sempat unggul pada gim kedua dan ia juga mengakui kalau dirinya terlalu menganggap enteng perlawanan wakil non-unggulan yang berasal dari Indonesia.

Mantan pebulutangkis nomor wahid dunia itu justru beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang mana malah menambah poin untuk Ihsan. “Saya meremehkannya ketika memimpin. Saya mencoba untuk bisa menyamakan keadaan akan tetapi lawan saya (Ihsan) memainkan beberapa tembakan berkelas sampai akhir pertandingan,” ujarnya.

Berkat kemenangan ini, maka Ihsan berhasil memutus tren yang buruk kala bertemu dengan Lin. Kemenangan Dewa Poker ini juga menjadi yang pertama untuk Ihsan setelah dalam 4 pertemuan sebelumnya dirinya selalu menderita kekalahan.

“Alhamdulillah untuk hasil ini, hari ini tadi saya Cuma menikmati permainan namun tetap fokus dan juga menjalankan strategi. Menurut saya, Lin Dan tampil maksimal hari ini karena banyaknya reli panjang dan ia kelihatan mau menahan. Biasanya kalau ia tak maksimal dari game kedua sudah dilepas,” ungkap Ihasan saat diwawancarai.

Di babak berikutnya yang mana berlangsung pada hari Kamis (18/1), Ihsan pasalnya bertandingan dengan Suppanyu Avihingsanon, pebulu tangkis asal Thailand.

Wahyu/Ade Kalah

Lain halnya dengan Ihsan yang berhasil mendulang kemenangan, nampaknya Wahyu dan Ade tak mendulang prestasi yang memuaskan. Setelah Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktaviani yang mana gagal di tangan pebulutangkis Cina, sekarang giliran dari pasangan ganda putra, Wahy Nayaka Arya Pangkaryanira dan Ade Yusuf Santoso yang harus angkat koper dari Malaysia Masters 2018.

Wahyu/Ade pasalnya gugur di tangan pebulutangkis asal Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Mereka langsung kalah 2 set dengan angka 17-21, 15-21 di pertandingan yang berlangsung pada hari Kamis(18/1) ini di Axiata Arena, Bukit Jalil.

Dengan kekalahan yang mana diterima oleh Wahyu/Ade ini maka Indonesia belum bisa mengirimkan satu wakil pun ke seperempat final Malaysia Masters. Dan sejauh ini Indonesia masih menyisakan 7 wakilnya pada babak 16 besar yang mana semuanya bakal bermain hari Kamis ini.

Praveen/Melati Harus Tersingkir Juga

Hal serupa juga dialami oleh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani,ganda campuran baru yang harus mengakui kehebatan dari pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang berasal dari Cina. Praveen dan juga Melati mesti bertekuk lutut langsung di dua set dengan angka 16-21, 12-21.

Mereka pasalnya tampil melempem di awal-awal pertandingan. Dan juga banyak kesalahan yang mereka lakukan terutama di bagian netting. Dan memasuki pertengahan gim, pasangan ini cukup mampu mengimbangi akan tetapi hal tersebut tak berlangsung lama karena rapinya organisasi permainan dan juga kekuatan stamina dari pasangan dari Cina itu.

Perbedaan kelas dan juga peringkat sangat terlihat pada pertandingan ini. Praveen/Melati harus rela kalah 2 set langsung dari unggulan ketiga ini dalam kurun waktu kurang dari 30 menit.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *